Rabu, April 24, 2024

SPBU Diminta Tanggungjawab Oleh Pertamina Pasca Puluhan Kendaraan Konsumen Mogok

SUMUT, CTN.com  –Area Manager Communication Relation & CSR Pertamina Sumbagut, Susanto August Satria, menanggapi video yang viral disejumlah platfrom media sosial (medsos) terkait sejumlah kendaraan tiba-tiba mogok setelah melakukan pengisian BBM Pertalite disalah satu stasiun pengisian bahan bakar umum (SPBU)

Menurut informasi yang berhasil terkonfirmasi dari pihak Pertamina Patra Niaga Sumbagut disejumlah media online, bahwa lokasi video viral tersebut di wilayah Deli Serdang, Provinsi Sumatra Utara (Sumut).

Terkait Video Dugaan Politik Uang di Rutan Sidrap, Begini Respond Bawaslu

Menurut informasi dari Satria sapaan akrab Area Manager Communication Relation & CSR Pertamina Sumbagut, beliau menjelaskan bahwa peristiwa tersebut terjadi karena diduga kesalahan oknum petugas SPBU.

“Dari hasil penyelidikan di SPBU tersebut, real terjadi human error/ kesalahan manusia, dimana kesalahan itu telah melibatkan petugas bongkar SPBU saat penerimaan produk BBM dari mobil tangki BBM pada Senin 26 Februari 2024,” katanya Selasa (27/02/2024).

Penjelasan, CSR Pertamina Sumbagut terkait kronologi terjadinya peristiwa tersebut, beliau menyebut hal itu terjadi berawal dari petugas bongkar BBM mengarahkan mobil tangki untuk produk pertalite ke tempat yang bukan peruntukkannya.

“Jadi pada saat itu mobil tangki yang memuat BBM Pertalite itu, dibongkar ke pendem penampungan yang salah, atas hal itu produk Pertalite yang dibongkar oleh petugas tercampur dengan produk BBM lain” beber Satria

Setelah peristiwa tersebut terungkap, pihak Pertamina, kata Satria, pihak SPBU telah menghentikan sementara penjualan BBM ke konsumen.

Oknum Rutan Sidrap Diduga Ancam Para Napi Pasca Beredarnya Video Bincang ‘Money Politik’

Kemudian, kata Satria pihak Pertamina bakal memberikan sanksi ke SPBU tersebut atas peristiwa itu terjadi

“Dengan adanya kejadian ini, SPBU telah menghentikan penjualan BBM ke konsumen. Pertamina memastikan akan memberikan sanksi kepada SPBU terkait kesalahan menyuplai ke tangki pendam produk BBM, hingga konsumen membeli BBM yang terkontaminasi/produk yang tidak seharusnya,” jelasnya.

Meski pihaknya memberi sanksi, kata Satria, pihak Pertamina menginstruksikan dengan  secara tegas kepada pihak SPBU untuk bertanggungjawab kepada konsumen yang terdampak atas peristiwa tersebut.

“Pertamina telah menginstruksikan SPBU untuk bertanggungjawab kepada kendaraan yang terdampak. Konsumen yang terdampak silakan menghubungi/melapor ke SPBU tersebut untuk ditangani lebih lanjut,” ucapnya.

KABAR TERKAIT

TRENDING

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

JANGAN LEWATKAN