Rabu, April 24, 2024

Putra Sulung Korban Pemerkosaan Beberkan Fakta Sebelum Sang Nenek Temui Ajalnya

MAKASSAR, CTN.com –David putra sulung dari korban pemerkosaan dan penganiayaan Inisal TB (45 tahun) meminta aparat penegak hukum (APH) memberikan hukuman seberat-beratnya kepada pelaku Dominggus alias Iwan (40) yang juga tega menghilangkan nyawa Sabbe (65)

Diketahui Almarhuma Sabbe adalah nenek David yang menjadi korban pembunuhan keganasan Iwan yang diduga cemburu buta.

“Saya harap atas kejadian yang menimpah keluarga kami agar pihak Kepolisian bisa menjerat Iwan seberat-beratnya lantaran perbuatannya sangat keji dan tega menghilangkan nyawa nenek tersayang dengan sangat sadis, ditambah ibu saya juga menjadi korban pemerkosaan dan penganiayaan atas perbuatan Iwan” ungkap David saat diwawancarai awak media melalui via telfond whatsaap, Selasa (21/11/2023)

Sambung David, “Saya berharap atas kejadian ini semoga pelaku bisa mendapatkan hukuman mati, nyawa dibayar nyawa” tegasnya

Cemburu Buta Berujung Petaka!! Iwan Asal Makassar Tega Perkosa Kekasih dan Bunuh Calon Mertua

David juga mengungkapkan fakta dan bukti ke awak media bahwasanya sebelum sang nenek menemui ajalnya dan ibunya menjadi korban pemerkosaan serta penganiayaan,

Iwan diduga sudah merencanakan pembunuhan karena keluarga David  tidak menyetujui lagi hubungan asmara antara korban TB, lantaran pelaku telah membohongi seluruh keluarga David tentang dirinya yang tidak memiliki istri

“Hubungan ibu dengan Iwan sudah berlangsung 2 tahun, namun Iwan ketahuan memiliki istri makanya kami sekeluarga sepakat untuk meminta ibu kami stop berhubungan lagi kepada Iwan, setelah ibu setuju, Iwan sakit hati dan selalu mengancam ibu saya dan keluarga saya melalui status d media sosial (medsos) Facebook” ungkap David

Wanita 45 Tahun di Makassar di Perkosa dan Ibu Dimasukan Kedalam Sumur Setelah Leher Ditebas Parang

Lebih lanjut kata dia, “Kami punya bukti pengancaman dan perencanaannya sebelum peristiwa ini terjadi, dimana status Facebook dia saya sudah screenshoot untuk menjadikan barang bukti jika besok lusa keluarga saya terjadi apa-apa” terang David

Dua hari sebelum peristiwa tersebut kata David, Ia sempat mendapatkan informasi bahwasanya pelaku mengancam ingin datang mengamuk ke kost korban.

Atas informasi tersebut, kata David menginap selama dua hari ditempat kost ibunya untuk menanti Iwan yang akan datang mengamuk

“Padahal sebelum kejadian saya bermalam dua hari di kost ibu untuk berjaga-jaga pengancaman Iwan akan tetapi Iwan tidak datang pada saat itu, setelah saya tidak bermalam di Muhammad Yamin, dua hari kemudian si Iwan itu muncul melancarkan aksinya yang sudah direncanakan jauh sebelumnya” tandas David

Setelah mewawancarai putra sulung korban TB, awak media mencoba meminta ijin berkunjung ke rumah sakit (RS) Bayangkara tempat perawatan TB

“Untuk saat ini ibu kan baru-baru saja melalui masa kritisnya dan belum juga dipindahkan dari ruangan Unit Gawat darurat (UGD), nanti saya info kalau ibu sudah baikan dan pindah dari UGD ya pak” ujarnya

Sebelumnya diberitakan bahwasanya Masyarakat digegerkan dengan keributan seorang wanita yang ngekost di Jalan Muhammad Yamin Baru, Kelurahan Barabaraya, Kecamatan Makassar, Kota Makassar, Sulawesi Selatan (Sulsel) pada hari Minggu soreh (19/11/2023) pukul 16.00 WITA

Atas keributan tersebut, sedikitnya dua korban pada saat peristiwa terjadi yakni, korban pertama, Sabbe (45) korban pembunuhan dan jasadnya dibuang didalam sumur, korban kedua Inisal TB (45) selaku anak dari Sabbe yang juga menjadi korban pemerkosaan dan penganiayaan

Terduga pelaku adalah Dominggus alias Iwan (40) seorang pria yang bekerja sebagai supir yang beralamat di Jalan Antang Bukit Batu, Kecamatan. Manggala, setelah melakukan pemerkosaan dan pembunuhan, ia lansung kabur bersembunyi selama 1 hari.

Lapas IIA Parepare Terima Sosialisasi Asisten dan Supervisi Dari Ditbinmas Polda Susel

Atas penyelidikan dan informasi petugas gabungan dari Unit Jatanras Polrestabes Makassar bersama dengan anggota Polsek Makassar dan Resmob Polda Sulsel akhirnya pelaku diamankan pada hari Minggu (19/11/2023) pukul 20.00 wib, ditempat persembunyiannya didalam hutan dan perkebunan di Dusun Moncongloe, Desa Pacellekang, Kecamatan Pattalassang, Kabupaten Gowa sekitar.

Saat diamankan Iwan diduga melakukan perlawanan dan berusaha untuk kabur saat diamankan maka petugas memberikan tembakan peringatan sebanyak 3 kali namun Iwan tidak koperatif maka petugas dengan secara tegas terukur menembak kaki pelaku agar bisa melumpuhkannya

Sekedar diketahui Pelaku saat ini sudah diamankan oleh aparat kepolisan sementara Korban diketahui selamat dan dirawat intensif di rumah sakit namun ibu korban meninggal dunia, kini pelaku kenakan pasal utama 340 KUHP juncto pasal 338 KUHP, dengan ancaman hukuman mati atau seumur hidup(*)

KABAR TERKAIT

TRENDING

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

JANGAN LEWATKAN