Rabu, April 24, 2024

Kejari Makassar Sita Beberapa Dokumen Penting Saat Geledah Kantor Dinas Pertanahan dan Kediaman Koruptor Dana Pembebasan Lahan Industri Sampah di Tamalanrea Jaya

MAKASSAR, CYBERTIMURNEWS —Tim Penyidik Tipikor Kejarı Makassar telah melaksanakan kegiatan penggeledahan di kantor Dinas Pertanahan dan rumah para koruptor anggaran pembebasan lahan industri persampahan di Kelurahan Tamalanrea Jaya, Kecamatan Tamalanrea, Kota Makassar Sulawesi Selatan tahun anggaran 2012 hingga 2014,

Kepala Seksi (Kasi) Intilejen Kejari Makassar mengatakan tim melakukan penggeledahan pada hari Rabu 06 Desember 2023 pada pukul 09.00 pagi hingga 21.00 malam.

“Penggeledahan tersebut dilaksanakan untuk mencari baran bukti (BB) tambahan terkait dugaan penyimpangan dalam pembebasan Lahan pembangunan industri persampahan atau tempat pengolahan sampah berbasis energi (Waste to Energi) yang terletak di Kelurahan Tamalanrea Jaya kecamatan Tamalanrea Kota Makassar Tahun Anggaran 2012, 2013 dan 2014” ujar Andi Alamsya melalui pesan singkat whatsaap, Kamis (07/12/2023)

Andi Alamsyah juga mengungkapkan lokasih yang digeledah Tim di Kantor Dinas Pertanahan Kota Makassar, berdasarkan Surat Perintah Penggeledahan Kepala Kejaksaan Negeri Makassar NOMOR PRINT-04/P.4.10/Fd.1/12/2023 Tanggal 05 Desember 2023

“Kantor Dinas Pertanahan Kota Makassar, Bagian Tata Pemerintahan, dan Bagian Hukum Pemerintah Kota Makassar. Selain itu penggeledahan juga dilaksanakan di rumah para Tersangka yakni SB, ASD, IL, dan YM” terangnya

Tim Penyidik pada saat melaksanakan Sprin penggeledahan telah menyita dokumen dan kendaraan bermotor berupa Mobil dari rumah 2 orang tersangka yang disinyalir berkaitan dengan tindak pidana korupsi kegiatan pengadaan lahan tersebut

Diketahui dalam penganggaran pembebasan lahan tersebut bersumber dari Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) Kota Makassar melalui Bagian Pemerintahan pada Sekretariat Kota Makassar dengan luas lahan keseluruhan yang telah dibebaskan dan dibayarkan oleh Pemerintah Kota Makassar yaitu seluas 11,8 Ha dan Total Anggaran pada Tahun 2012, 2013 dan 2014 sebesar Rp. 71.007.393.850,-

“Dalam pengadaan pembebasan lahan tersebut dilaksanakan dalam 3 tahap” jelas Andi Alamsyah

Nilai Anggaran Yang Dicairkan Ditiga Tahab

Tahab pertama tahun anggaran 2012 luas tanah yang telah dibebaskan seluas 0.5 Ha dengan nilai ganti kerugian sebesar Rp. 3.520.250.000,-

Tahab kedua tahun anggaran 2013 luas tanah yang telah dibebaskan seluas 6.2 Ha dengan nilai ganti kerugian yang telah dibayarkan sebesar Rp. 37.436.743.850,-

Tahab Ketiga tahun anggaran 2014 luas tanah yang telah dibebaskan seluas 5 Ha dengan nilai ganti kerugian yang telah dibayarkan sebesar Rp. 30.050.400.000,-

Sambung Kasi Intelijen “Bahwa kegiatan penggeledahan yang dilakukan oleh Tim Penyidik Tipikor Kejari Makassar sebagai upaya untuk memperkuat pembuktian dugaan Penyimpangan dalam pembebasan Lahan pembangunan industri persampahan atau tempat pengolahan sampah berbasis energi (Waste to Energi) yang terletak di Kelurahan Tamalanrea Jaya kecamatan Tamalanrea Kota Makassar Tahun Anggaran 2012, Tahun Anggaran 2013 dan Tahun Anggaran 2014” tegas Andi Alamsya

Andi Sundari, S.H., M.H. selaku Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Makassar mengatakan melalui Kasi Intelijen Andi Alamsyah bahwa keempat tersangka dijerat dengan pasal 2 ayat 1 juncto pasal 18 UU no 31 tahun 1999 tentang pemberantasan Tindak Pidana Korupsi.

Sebagaimana diubah dengan UU No 20 Tahun 2001 tentang perubahan atas UU No 31 Tahun 1999 juncto pasal 64 ayat 1 juncto pasal 55 ayat 1 ke-1 KUHPidana. Selain itu, juga dijerat dengan pasal 3 juncto pasal 18 UU no 31 tahun 1999 tentang pemberantasan Tipikor, sebagaimana diubah dengan UU No 20 Tahun 2001 tentang perubahan atas UU no 31 tahun 1999 juncto pasal 64 ayat 1 juncto pasal 55 ayat 1 ke-1 KUHPidana.

KABAR TERKAIT

TRENDING

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

JANGAN LEWATKAN