Rabu, April 24, 2024

Diduga Gunakan Fasum, Tokoh Masyarakat Desak Lurah Lembo Segera Kordinasi ke Dinas Terkait

MAKASSAR, CTN.com –Kisruh warga Kelurahan Lembo, Kecamatan Tallo, Kota Makassar, Sulawesi Selatan (Sulsel) terkait bangunan indekost yang diduga menggunakan Fasilitas Umum (Fasum) hingga saat ini belum ada titik terang.

Tokoh Masyarakat desak pemerintah setempat untuk segera bertindak untuk melakukan sanksi tegas kepada warga yang diduga menggunakan Fasum untuk kepentingan pribadinya.

“Saya harap dalam hal ini yang berkewenang untuk segera memberikan teguran dan melakukan penyuratan ke Dinas terkait untuk segera tinjau lokasih yang diduga memakai sebagian Fasum akses jalan warga yang semakin sempit lantaran salah satu warga setempat membangun suatu bangunan diatas Fasum” ujar Ir. Herman Maddaung saat diwawancarai awak media pada hari Selasa (21/11/2023)

Foto: bangunan
indekost warga Kelurahan Lembo, Kecamatan Tallo, Kota Makassar, yang diduga menggunakan Fasilitas Umum (Fasum)

Menurutnya ini harus menjadi perhatian Pemerintah Kota Makassar agar akses jalan umum Masyarakat bisa kembali digunakan secara normal

“Setidaknya kekisruan yang terjadi saat ini bisa dicarikan solusi agar apa yang menjadi hak masyarakat masalah Fasum yang digunakan beraktivitas bisa selesai, yang menjadi tanda tanyak menurut saya karena Ketua RW dan RT setempat ketika dikonfirmasi mengatakan terkait Fasum yang diduga digunakan oleh warga, ia tidak mengetahui lantaran bukan jamannya, jadi dia tidak tau persis, maka dari itu saya minta pak Lurah Lembo segera kordinasi ke Pemkot Makassar untuk mengetahui kebenaran dan menyelesaikan kekisruan ini” tegasnya Tokoh Masyarakat

Dia bahkan mengkritik ucapan pihak Lurah yang menyatakan bukan zaman ia pimpin. Nah kalau demikian alasannya berarti menutup peluang warga mengadukan keluhannya atas bangunan yang mengganggu kenyamanan dan ketertiban warga yang terdampak bangunan tersebut.

“Lurah harus mempertanyakan legalitas kepemilikan tanah. Ijin Mendirikan Bangunan ( IMB ) dan kepemilikan surat alas haknya,” tambahnya.

Ir.Herman Maddaung sebagai warga dan tokoh masyarakat berharap kepada Pemerintah supaya segera melakukan tindakan, merespon keluhan warga dan harus ada tindakan bilamana memang bangunan tersebut tidak ada IMB karena pengurusan IMB harus ada tanda tangan persetujuan tetangga.

“Ini sangat jelas beberapa warga Lembo sudah ada memiliki SHM sertifikat hak milik. Sementara Gambar Dena SHM milik warga atas nama Hafia No 00988 jelas gambar ukur, dari prodak Pertanahan itu alur akses jalan sebenarnya.Tutup Ir. Herman Maddaung Tokoh Masyarakat Tallo,” ungkapnya.

Diberitakan sebelumnya, warga sangat mengeluhkan terkait bangunan kos-kosan yang menggangu aktifitas sehari-hari warga.

Bahkan terdapat rumah warga yang terdampak pembuangan air dari kos-kosan tersebut.

KABAR TERKAIT

TRENDING

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

JANGAN LEWATKAN