Rabu, April 24, 2024

Diduga Dibandingkan Saudarah Sendiri, Wanita di Makassar Lebih Milih Akhir Hidupnya Bersama Kekasih

MAKASSAR, CYBERTIMURNEWS –Kisah seorang wanita di Kota Makassar lebih memilih akhiri hidupnya bersama pasangan kebanding bercerita kepada keluarga atau sahabat.

Kisah tersebut terungkap ketika kerabat salah satu mayat ditemukan sambani indekost almarhum, diketahui yang terletak di Jalan Muhammad Tahir, Kekurangan Jongaya, Kecamatan Tamalate, Kota Makassar, Sulawesi Selatan (Sulsel) menemukan pesewa kostnya meninggal dunia dalam kamarnya bersama kekasihnya pada hari Rabu (14/11/2023)

Penemuan tersebut dugaan sementara karena bunuh diri lantaran pada saat ditemukan di tempat kejadian perkara (TKP) ditemukan selembar surat wasiat dan sebuah botol yang diduga racun diminum kedua mayat tersebut.

Kapolsek Tamalate, Kompol Aris Sumarsono membenarkan ihwal penemuan jenazah sejoli bunuh diri itu. Dia menyebutkan keduanya adalah Idil Akbar Yahya (26) dan Agus Kartina (24).

“Menurut keluarga keduanya bukan suami istri. Yang menghuni indekos itu yang laki-laki. Sudah lama dia tinggal disitu,” kata Aris, Kamis (16/11/2023).

Aris menjelaskan bahwa pihaknya telah melakukan oleh TKP, dari hasil olah TKP, pihak kepolisian menduga kuat keduanya tewas karena bunuh diri.

“Tidak ditemukan ada tanda-tanda bahwa keduanya dibunuh. Kesimpulan kami saat ini

mereka bunuh diri,” ucapnya.

Dugaan itu diperkuat dengan ditemukannya dua carik kertas yang berisi pesan dari kedua korban untuk keluarga mereka masing-masing. Surat itu ditemukan saat pihak kepolisian melakukan olah TKP.

“Ada surat yang kami temukan. Kita koordinasikan dengan dokpol,” ucap Aris.

Tak Ada Kabar Berhari-hari

Meski begitu Aris mengaku pihaknya akan tetap menyelidiki penyebab pasti sejoli itu tewas.

Ia mengatakan bahwa saat ini jenazah kedua korban tengah menjalani visum.

“Ini kan jenazah sudah mati sudah lebih 4 atau 5 hari. Kami pelajari dulu, kan kami itu masih penyelidikan jadi kami belum bisa kaitannya apa, kami belum bisa sampaikan, kemudian kami perlu identifikasi forensik, periksa saksi-saksi,” tandas Kapolsek Tamalate

Berdasarkan informasi yang diterima awak media, jenazah sejoli itu ditemukan pertama kali oleh kerabat dari Agus Kartina berinisial KR dan EB.

Keduanya khawatir karena Karina tak ada kabar selama berhari-hari.

KR dan EB pun berinisiatif mendatangi indekos tempat Idil Akbar Yahya tinggal. Setibanya disana mereka mencium aroma tak sedap.

Dengan bantuan pemilik indekos, pintu kamar indekos tempat Idil Akbar Yahya tinggal pun berhasil dibuka hingga akhirnya mereka mendapati sepasang kekasih itu dalam kondisi tewas membusuk dalam keadaan terlentang berdekatan.

Isi Surat Wasiat Yang Ditemukan di TKP

Surat yang ditinggalkan Agus Kartina:

Sebelumnya saya Tina mau minta maaf karena tidak mampu untuk jalani hidup lagi.

Pertama saya minta maaf kepada orang tuaku karena tidak mampu ka bahagiakanki. Kedua kepada keluargaku dan temanku Lia yang selalu peduli ka dan kasih ka bantuan.

Terima kasih sudah kita besarkanka sampai besar beginika tapi tidak bisaka lanjutkan hidup karena terlalu banyak beban ku tanggung dan tidak bisaka bebani ki ma.

Cukup sampai disinimi saja saya susaiki sama bapak. Dan tidak adami lagi anakta yang selalu susaiki. Sehat ki selalu sama bapak, ingat ingatki istirahat janganki paksa dirita slalu untuk cari uang.

Minta maaf ka Ma sama Bapak.

Sementara surat yang ditinggalkan Idil Akbar Yahya:

(Dunia ini sangat kejam dibandingkan neraka)

Hati-hatiki sama orang 100% tidak ada bisa dipercaya.

Makasih Pak sama Ma ini keputusan terakhirku.

Capek sekali maka kasih malu-malu ki, tidak berguna jaka, tidak adami itu kasih susah ki, kasi malu-malu tetap ki baik sama orang, kutungguki di sana Pak sama Mama.

Tanya keluarganya kakak eko terima kasih, baik sekali selama ini, kalaupun bikin maluka di kostnya, barusanka dapat orang baik kayak keluarganya, ambilki Mici Pak rawatki, ajari maki Ilham naik mobil, ilham pi antarki, janganki sering marah-marahi Ilham.

Ambil maka saja kubur di Jeneponto dekat Aji Somba supaya bisaki ke Jeneponto terus. janganmi besar-besarkan ini berita kemauwankuji ini semua, tetapki panjang umur semua sehat-sehat ada terus jaka lihatki makasih pak sama mama.

Makasih kakak eko sama semua keluarga ta

Janganmi besar-besarkan langsungmi jemput.

KABAR TERKAIT

TRENDING

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

JANGAN LEWATKAN